Adrenaline Challenge in Cebu

Destinasi short getaway kali ini adalah kota Cebu di Filipina.  Trip 3D/2N ini akan berbeda dari trip biasanya karena disini Andri dan saya menantang diri kami dengan 3 aktivitas bertema Adrenaline Challenge. Bagaimana dan apa saja Challenge-nya ? Simak yuk full story kami….

Mengambil penerbangan pagi dengan Cebu Pacific Airlines dari Manila, kami sudah tiba di Mactan – Cebu International Airport sekitar jam 9. Keluar dari arrival hall kami sudah ditunggu oleh sopir yang kami booking dari hotel.

Tujuan pertama kami adalah Osmeña Peak, bukit tertinggi di Cebu. Di tengah perjalanan menuju Osmeña Peak, kami singgah untuk sarapan pagi di Jolibee, chain restaurant yang sangat terkenal di Filipina.

Kami sangat beruntung mendapatkan sopir ini, tidak hanya ramah tetapi juga sangat informatif. Dari dialah kami tahu makanan khas Filipina yaitu Lechon, dan tanpa ragu kami pun bersedia dibawa ke Carcar Public Market,  pasar tradisional dimana kita bisa mendapatkan authentic Lechon di Cebu. Konon di pasar Carcar inilah pusatnya Lechon yang paling enak se-Filipina !!

Apa itu Lechon ? Lechon mirip dengan babi guling. Seekor babi utuh yang diberi bumbu lalu dipasang tusukan (stick) di bagian tengahnya dan dipanggang di atas arang selama beberapa jam dengan cara memutar tusukan tersebut agar daging matang merata. Proses pemanggangan yang sempurna akan menghasilkan kulit babi yang sangat kering dan garing di luar dan juicy di dalam. Biasanya Lechon dimakan dengan ketupat (hanging rice) dan disiram kuah kaldu daging babi secukupnya. Rasa kuah kaldu agak asin namun sangat khas di lidah.

osmena peak

Perjalanan kami lanjutkan ke Osmeña Peak, sekitar 1 jam berkendara kami sudah tiba disana.  Mobil menunggu di parkiran di bawah kaki bukit, dan untuk mencapai Osmeña Peak kami harus hiking selama 30 menit (60 menit hingga kembali ke parkiran) dengan ditemani seorang Pemandu. Tiket masuk bisa didapatkan di  Osmeña Peak Tourism Center seharga PHP 30 / orang dewasa, dan untuk 1 orang Pemandu kami membayar PHP 150.

osmena peak

Osmeña Peak adalah bukit tertinggi di Cebu Island, berada di ketinggian 1.013 meter diatas permukaan laut dan merupakan kawasan perbukitan yang memiliki bentuk unik di bagian puncaknya (jagged hills : bukit bergerigi).

osmena peak

CLUB FORT MED RESORT, CEBU

Setelah dari Osmeña Peak, sopir mengantarkan kami ke Club Fort Med Resort, tempat kami menginap selama 2 malam.  Resort ini memiliki private beach dan setiap cottage langsung menghadap ke laut lepas.

club fort med resort cebu

Club Fort Med Resort Cebu

Club Med Fort Cebu

 

DAY 2 : BERENANG DENGAN WHALE SHARK DAN SUMILON ISLAND

Too much excited… inilah yang kami rasakan pas bangun pagi, karena hari ini kami akan melakukan aktivitas yang tidak biasa, yang bakal memacu adrenalin kami, Swimming with Whale Shark !!

oslob whale shark

Dan demi menghindari ramainya pengunjung di hari minggu, jam 8 pagi kami sudah siap menunggu mobil jemputan yang akan mengantarkan kami ke Oslob Whale Shark Watching.

Hanya berjarak 30 menit dari Club Fort Med, kami sudah tiba di Oslob dan segera melakukan registrasi, menyimak briefing tentang do and don’ts selama berada di dalam air dan menunggu giliran perahu yang ternyata antrian-nya sudah cukup panjang!

oslob whale shark

Oslob whale shark

Aturan dan pedoman selama di area Whale Sharks Oslob meliputi:

  • Semua pengunjung harus menjalani orientasi di Pusat Briefing mengenai peraturan untuk berinteraksi dengan Whale Sharks.
  • Tidak diijinkan memberi makan Whale Shark oleh pengunjung/personil yang tidak mempunyai ijin.
  • Jangan menyentuh, mengendarai, atau mengejar Whale Sharks.
  • Jangan menghalangi gerakan Whale Sharks.
  • Jangan gunakan Kamera flash.
  • Memasuki air dengan santai, jadi tidak membuat buih di dalam air.
  • Jangan memakai Sun Block saat memasuki air.
  • Pengunjung diberikan waktu hingga 30 menit berada di dalam air
  • Perahu motor dilarang di daerah tersebut. Hanya perahu dayung yang diizinkan.
  • Pertahankan jarak minimal 5m dari kepala, 6m dari ekor

Berenang dengan Whale Shark ternyata membuat kami jadi cepat lapar hehehe, untunglah di sekitar lokasi pantai banyak terdapat restoran dan kaki lima yang menjual aneka jajanan lokal.

MAKAN DI CEBU

 

TIPS:

Untuk aktivitas Whale Shark dan water sport di Oslob kita bisa melakukan advanced booking online ke perusahaan penyedia tour package. Kami menghubungi AJ’s Place setelah googling sebelumnya.

 

SUMILON ISLAND

Selesai makan siang, kami bersiap untuk Snorkeling di Sumilon Island. Berlokasi di bagian tenggara Oslob, kami naik Boat untuk sampai kesana.

SUMILLON

SUMILLON

Sumilon Island terkenal dengan sand bar dan terumbu karang yang indah. Sand Bar ini unik karena bentuknya bisa berubah-ubah dan lokasi-nya pun bisa bergeser di sekitar pulau tergantung musim.

 

SUMILLON

Disini juga terdapat sebuah Resort, dan bagi pengunjung yang ingin masuk kedalamnya harus membayar entrance fee.

 

DAY 3 : CANYONEERING DI KAWASAN FALL

Masih bertema adrenaline challenge, hari ini kami menuju Kawasan Fall untuk melakukan Canyoneering.

Kawasan Falls

Apa sih Canyoneering? Canyoneering atau dikenal juga dengan nama Canyoning, sesuai asal katanya, canyon – sebetulnya berarti perjalanan mengarungi canyon atau air terjun, dengan berbagai cara: berjalan, merayap, memanjat, melompat, menuruni tebing air terjun dengan tali dan berenang.

Kawasan Falls

Demi keamanan dan keselamatan, sebelum Canyoneering peserta wajib mengisi data lengkap, diberikan Briefing dan harus didamping oleh seorang Pemandu. Safety gear seperti Life Jacket dan Helmet wajib dipakai selama aktivitas ini.

Kawasan Falls

Canyoneering di Kawasan Fall memiliki panjang trail 11 KM dan membutuhkan waktu tempuh sekitar 3 jam dari titik start hingga finish. Peserta tidak bisa berhenti dan kembali ke titik start, jadi pastikan fisik dan mental siap 100%.

Kawasan Falls

TIPS Canyoneering yang aman di Kawasan Fall :

  1. Pastikan kesehatan yang prima dan fit
  2. Wajib sarapan / lunch sebelum beraktivitas
  3. Jangan membawa peralatan yang berlebihan
  4. Pakai baju yang mudah kering di badan (wet suit)
  5. Pakai sepatu pantai (aqua shoes) agar telapak kaki tidak terkilir
  6. Bawa kamera waterproof (jika dibutuhkan). Pemandu akan membantu kita untuk foto atau membuat video liputan
  7. Masukkan handphone dan uang ke dalam waterproof mobile cover
  8. Air minum kemasan dan snack bisa dibeli di beberapa tempat peristirahatan sepanjang rute canyoneering
  9. Ikuti semua petunjuk dan arahan dari Pemandu demi menghindari cedera

Kawasan Falls

Canyoneering kami berhasil hingga finish! So much fun selama perjalanan. Pemandu kami sangat profesional dalam memberikan arahan, dan hasil jepretan dan videonya pun sangat memuaskan. Thank you Bro !

Akhirnya selesai juga adrenaline challenge trip kami.  Dan saatnya menuju Airport di Cebu city.  Perjalanan dari Kawasan Fall ke Cebu city butuh waktu sekitar 3 jam. Terima kasih kepada Gibson sopir yang mengantarkan kami mampir ke beberapa historical spot dan pusat oleh-oleh khas Cebu di tengah perjalanan menuju Airport.

cebu

San Fernando Church

The Cross of Magellan
Magellan’s Cross

Cebu

The Heritage of Cebu Monument

oleh oleh cebu 7d

Oleh-Oleh khas Cebu

 

See Also:

Journey to Zhangjiajie : Land of the Yellow Dragon

2 thoughts on “Adrenaline Challenge in Cebu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *