Candi Tertua di Jawa Timur : Candi Badut

Candi Badut ini terletak sekitar 5 km sebelah Barat dari pusat kota Malang, tepatnya di Desa Karangbesuki, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Candi ini memang kurang terkenal, bahkan, banyak penduduk Malang yang tidak mengetahui lokasi candi ini, mengingat letaknya yang memang agak terpencil. Meski demikian, candi ini adalah candi yang tertua di Jawa Timur yang asal usulnya masih misteri.

Kata Badut di sini berasal dari bahasa sansekerta “Bha-dyut” yang berarti sorot Bintang Canopus atau Sorot Agastya. Candi ini diperkirakan berusia lebih dari 1400 tahun dan diyakini sebagai peninggalan Prabu Gajayana, penguasa kerajaan Kanjuruhan.

candi badut

Ada berbagai versi sejarah berdirinya Candi Badut ini, menurut penduduk setempat nama “Badut” diambil dari nama sejenis pohon yang bernama “Badutan” yang dahulu banyak tumbuh di situ, maka daerah tersebut dinamakan Desa Badut. Sehingga candinya pun akhirnya dinamakan Candi Badut.

Umumnya nama candi di Jawa mengikuti nama daerah dimana candi tersebut berada, maka kemungkinan sekali nama Badut itu adalah dari nama desa atau daerah yang diambil dari nama tumbuhan.

Sayangnya bangunan puncak Candi Badut ini sudah runtuh, bentuk atasnya sudah tidak dapat dikenali lagi. Dan pada dinding tubuh candi bagian luar terdapat 3 relung yang serupa. Dari tiga relung hanya tinggal satu yang berisi arca, yakni arca “Durgamahisasuramardini“,  berbentuk figure seorang dewi yang bertangan delapan, berdiri di atas punggung kerbau,  yang terletak di sisi Utara, tapi itu juga sudah tidak utuh lagi.

Arca Durgamahisasuramardini

Di sisi Selatan seharusnya terdapat arca “Siwa Mahaguru” dan di sisi Timur terdapat arca “Ganesya“. Tapi, kini keduanya sudah lenyap entah ke mana.

candi badut

Lokasi candi dikelilingi oleh rumah-rumah penduduk yang cukup padat. Meski demikian, suasana di sekitar candi dan pelatarannya masih cukup asri dan nyaman.

Alamat : Jalan Candi 5D, Karangwidoro, Dau, Karangwidoro, Dau, Kota Malang, Jawa Timur 65146, Indonesia

See Also :

Kuliner Khas Kota Malang : Bakso President

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *