FROM BROMO WITH LOVE

27-28 September 2017

Blue Fire Kawah Ijen Accomplished!  Bromo…. We are coming !!

MENGGAPAI BLUE FIRE KAWAH IJEN

Setelah makan pagi dan beristirahat, kami segera check out dari Kampoeng Joglo Ijen. Perjalanan dengan mobil menuju Bromo melalui kota Probolinggo membutuhan waktu sekitar 7 jam.

Kami tiba di Lava View Lodge Bromo sekitar jam 8 malam. Setelah check in kamar kami pun menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk trip ke Gunung Bromo. Tidur lebih awal karena morning call jam 2 pagi keesokan harinya.

lava view lodge bromo

Malam hari temperatur di kawasan Bromo sangat dingin, lebih dingin dari Ijen. Pastikan memakai  jaket tebal, syal dan topi untuk menghangatkan badan.

Perlengkapan yang wajib dibawa menuju Gunung Bromo :

  1. Sepatu Trekking
  2. Senter LED
  3. Masker
  4. Air minum secukupnya

Jam 02:30 pagi kami sudah berada di dalam kendaraan Jeep 4×4 (Mobil Hardtop) menuju Spot Golden Sunrise.

Sekitar jam 3 lewat kami sudah tiba di parkiran lalu jalan kaki menuju Penanjakan 1 Spot Golden Sunrise. Jalan setapak yang kami lalui sudah dibuat sangat rapi dan nyaman.  Tidak ada rintangan dan tidak melelahkan sama sekali !

Disekitar lokasi Spot Golden Sunrise kita bisa menemukan beberapa pedagang kaki lima yang menjual kopi / teh hangat dan aneka gorengan, ada juga yang menjual souvenir magnet Bromo, bunga Edelweiss, dll. Disediakan juga Toilet Umum yang bersih dan dijaga oleh warga sekitar.

Saat kami tiba, sudah banyak sekali Pengunjung disana. Ada yang menyewa tikar agar bisa duduk / tidur menunggu moment sunrise.

Sunrise di Bromo sudah mulai terlihat  menjelang pukul 5 pagi. Matahari muncul dari ufuk timur perlahan tapi pasti.

Kami beruntung sekali cuaca saat itu sangat cerah. Tampak semua pengunjung terpesona menyaksikan keindahan moment matahari terbit dari View Point terbaik di Bromo ini.

bromo sunrise

Puas mengabadikan pemandangan sunrise, jam 6 kami sudah turun dari Spot Golden Sunrise, naik Hardtop menuju lokasi lain yaitu Kawah Gunung Bromo, Pasir Berbisik dan The Savannah (Bukit Teletubbies).

hardtop bromo

Semua spot tersebut menawarkan pemandangan yang luar biasa indah, yang pastinya…instagrammable banget !

bromo

Dari ketiga spot tersebut, yang paling melelahkan untuk dijangkau adalah Kawah Gunung Bromo. Mengapa? Karena setelah turun dari mobil Hardtop, kita harus berjalan di hamparan pasir sejauh 2 Km, melewati Pura Luhur Poten sampai ke anak tangga Gunung Bromo. Setelah itu masih harus mendaki seratus lebih anak tangga sampai ke puncak.

hardtop bromo

Alternatif lain jika takut kelelahan adalah menyewa Kuda.  Harganya sekitar Rp 50.000 – 100.000 sekali jalan, tergantung dari posisi mana kita naik kudanya (harga bisa nego).

kuda bromo

Sepanjang perjalanan menuju puncak Gunung Bromo kita akan mendengar sayup-sayup suara gemuruh yang makin lama suara itu makin jelas terdengar ketika kita makin mendekati Gunung Bromo.

Itu adalah suara yang dihasilkan oleh kawah aktif Gunung Bromo, dan pada saat kita sampai di puncak, kita akan menyaksikan kepulan asap keluar dari kawah tersebut.

kawah bromo

kawah bromo

Satu hal yang menarik perhatian saya saat berada di puncak Bromo adalah beberapa pengunjung melempar bunga edelweiss ke dasar kawah. Kira-kira apa artinya ya ? Ternyata ada mitos bahwa jika melempar bunga ini maka cinta akan selalu abadi.  So Sweet ya…

edelweiss bromo kawah

The Savannah atau lebih dikenal dengan nama Bukit Teletubbies karena kemiripannya dengan bukit yang ada pada serial anak-anak Teletubbies. Kami sangat beruntung saat berada disini cuaca begitu cerah. Langit biru seperti menaungi hijaunya hamparan padang rumput dihadapan kami… Perfecto !

bukit teletubies

bukit teletubies

bukit teletubies

Pasir Berbisik pernah menjadi lokasi syuting film yang berjudul sama dengan namanya. Lokasi Pasir Berbisik juga biasa digunakan sebagai objek bagi para fotografer atau orang-orang yang ingin hunting foto. Sejauh mata memandang, kita bisa menyaksikan indahnya padang pasir terbentang luas…

pasir berbisik

1 thought on “FROM BROMO WITH LOVE”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *