Moscow 21 Jam Transit

Transit 21 jam di Moscow (Rusia) menjadi awal dari 18 hari Europe Trip kami. Dan karena hanya punya waktu 21 jam, kami harus manfaatkan waktu secara maksimal dan efisien agar tetap bisa mengunjungi beberapa spot penting di sini.

‘Menjelajah’ Moscow bukanlah hal yang mudah, kendala bahasa menjadi tantangan buat kami karena hampir semua sign board berbahasa Rusia dan tidak banyak orang Rusia yang berbahasa Inggris.

saint basil moscow

Demi efisiensi waktu di Moscow kami pilih lokasi hotel yang dekat dengan RED SQUARE ‘the heart and soul of Russia’ pusatnya kota Moscow.

aeroflot to moscow

Terbang dengan maskapai Aeroflot Russian Airlines dari Hong Kong, kami tiba di Sheremetyevo International Airport, Moscow (Международный Аэропорт Шеремéтьево) sore hari.  Lalu dengan kereta Aeroexpress  (Аэроэкспресс)  kami menuju Belorussky (Белору́сский вокза́л) Railway Station yang terletak di pusat kota, lanjut dengan taxi menuju Capital House Hotel (Гостиница Капитал Хаус).

ticket machine aeroexpress

Ini adalah Ticket Vending Machine Aeroexpress, untungnya ada versi Bahasa Inggris !  Tiket 1 kali jalan RUB 450 / orang.

ticket aeroexpress

aeroexpress moscow

moscow capital station

Setelah check in kamar dan membereskan barang  bawaan, kami bersiap keluar hotel untuk makan malam. Berjalan kaki sekitar 15 menit (600 meter) kami sudah tiba di Nikolskaya Street (Никольская улица) sebuah pedestrian street yang sisi kiri kanannya terdapat toko dan restoran. Namun karena waktu sudah sekitar jam 9 malam hanya beberapa restoran yang masih buka.

Lokasi Nikolskaya Street tidak jauh dari Red Square, jadi setelah makan malam kami putuskan berjalan kaki kesana. Ternyata saat itu sedang ada Night Market persis di depan halaman GUM Department Store.

gum

Di Night Market ini terdapat temporary Amusement Park untuk anak dan aneka food stalls. Karena night market  ini suasana di sekitar Red Square masih ramai walaupun sudah lewat jam 10 malam. 

Kami sempatkan juga berfoto di depan Saint Basil’s Cathedral dengan view malam hari.

Berada di Moscow, mengunjungi dan berfoto di Saint Basil’s Cathedral adalah WAJIB !

red square transit moscow

at 04:00 am

Agak sedikit jetlag, pagi ini kami sudah bangun sekitar jam 4 (waktu Moscow) lalu bersiap-siap dan keluar hotel jam 5.  Kami berjalan kaki menuju Lubyanka (Лубя́нка) Metro Station di tengah suhu -2 derajat. Suasana sepanjang jalan masih tampak sepi, hanya beberapa orang lokal yang sudah memulai aktivitasnya.

moscow metro

Di Moscow, Metro Station bukan hanya sekedar stasiun kereta, tetapi juga menjadi National Heritage Site. Tiap stasiun memiliki keunikan pada arsitektur-nya, ada yang bergaya Baroque, Art Deco maupun Futuristic.

Dari sekian banyak Iconic Metro Station, kami akan mengunjungi dua diantaranya yaitu Komsomolskaya (Комсомо́льская) Station dan Kropotkinskaya (Кропо́ткинская) Station.

Hayoo…kalian bisa baca ga Metro Map ini ? Hehehe….

metro moscow sign

Moscow Metro (Моско́вский метрополите́н) sudah mulai beroperasi pada jam 5:30 pagi, kami naik Line 1 (merah) dari Lubyanka (Лубя́нка) Metro Station menuju Komsomolskaya (Комсомо́льская) Metro Station dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

moscow metro

Kami menyaksikan sendiri betapa indahnya interior dan arsitektur bergaya Klasik di dalam Komsomolskaya (Комсомо́льская) Station.  Sungguh luar biasa !!

Setelah puas memanjakan mata di sini, kami menuju Iconic Metro Station kedua yang juga berada di Line 1 (merah)  yaitu Kropotkinskaya (Кропо́ткинская) Station.  Gaya Neo-Classic sangat dominan di stasiun ini.

Kropotkinskaya (Кропо́ткинская) Station

Sebelum dipenuhi para Commuter, kami bergegas keluar stasiun untuk mengunjungi Cathedral of Christ the Saviour (Храм Христа Спасителя).

christ saviour cathedral

crist saviour cathedral moscow

Bangunan Gereja Cathedral of Christ the Saviour yang kami saksikan saat ini adalah bangunan kedua setelah pada tahun 1931 sempat dihancurkan di masa pemerintahan Joseph Stalin.  Kini dengan total tinggi bangunan 103 meter, Gereja ini menjadi Gereja Kristen Orthodox tertinggi di dunia !!

metro moscow

Dari Gereja kami naik Metro Line 1 (merah) kembali ke Lubyanka (Лубя́нка) Station, karena kami ingin menikmati suasana Red Square di pagi hari.

Red Square (Кра́сная пло́щадь) adalah alun alun kota Moscow. Mengapa disebut Red Square?  Ada banyak cerita sejarah yang melatarbelakanginya, namun yang populer adalah ketika tempat ini mendapat sebutan “Fire Square” karena pada abad pertengahan pernah dibakar dan menjadi lokasi pertempuran sampai akhir abad ke-17.

Di Red Square ini terdapat beberapa bangunan bersejarah yang menjadi Top Places to Visit.

red square

kremlin

Saint Basil’s Cathedral (Собор Василия Блаженного), Gereja  ini memiliki sembilan Kapel dan Museum di dalamnya. Eksterior didominasi tembok berwarna merah dengan kubah warna warni berbentuk bawang di puncaknya.

saint basil moscow

Moscow Kremelin (Моско́вский Кремль) dulu berfungsi sebagai benteng Kerajaan, kini menjadi kediaman resmi Presiden Rusia.

saint basil red square

Lenin’s Mausoleum (Мавзоле́й Ле́нина), adalah makam Pemimpin Rusia Pertama, Vladimir Lenin, yang meninggal tahun 1924, lalu jasadnya diawetkan dan diletakkan di dalam Mausoleum.

Bagi masyarakat lokal maupun delegasi dari negara-negara sahabat, berkunjung ke tempat ini dianggap kegiatan ziarah. Jumlah pengunjung makam mencapai 2,5 juta orang per tahunnya.

lenin-Mausoleum

State Historical Museum (Государственный исторический музей ) adalah Museum sejarah Rusia, di dalamnya terdapat koleksi mata uang kuno, emas, manuscript abad ke-6  sampai kapal tua yang ditemukan di dasar sungai Volga.

Posisi State Historical Museum ini bersebelahan dengan Kazan Cathedral Moscow.

Kazan Cathedral Moscow (Казанский собор), adalah Gereja Rusia Orthodox. Bangunan ini telah mengalami rekonstruksi dari design aslinya akibat pengrusakan yang terjadi di tahun 1936.

red square

GUM Department Store ( ГУМ) disebut juga Main Universal Stores  adalah Shopping Mall terkenal dan terbesar di Rusia. Didalamnya terdapat toko barang-barang branded dan gift shop / souvenir.  Di malam hari, GUM Department Store menjadi sangat gemerlap dengan ribuan lampu terpasang di semua sisi luar gedungnya. Epic ! 

Sayang sekali kami hanya berkesempatan melihat-lihat dari luar, karena semalam kami datang Mall sudah hampir tutup dan pagi ini Mall belum buka.

gum

Menyusuri tiap sudut Red Square seperti tidak ada habisnya, tidak ada rasa lelah sama sekali, bahkan angin sejuk di pagi hari seperti memberikan energi bagi kami. Namun karena waktunya terbatas, kami harus segera kembali ke hotel untuk sarapan dan persiapan check out.

moscow

Di tengah jalan menuju hotel, kami mampir lagi ke Nikolskaya Street (Никольская улица) untuk berfoto. Rasanya sayang jika tidak mengabadikan keindahan bangunan  di sepanjang pedestrian street ini, terlebih ada satu area yang dipenuhi dekorasi menyambut Hari Valentine.

moscow pedestrian street

Small Travel bag from : AIGNESS Mini Sling Bag

aigness

Oleh-oleh unik khas Rusia adalah Matryoskha Doll (матрёшка) atau Babushka Dolls. Satu set boneka kayu ini memiliki berbagai ukuran dari yang besar hingga terkecil.

Tiba di hotel dan selesai sarapan kami pun check out dari  Capital House Hotel untuk selanjutnya menuju  Sheremetyevo International Airport mengejar connecting flight ke Praha, destinasi pertama di Itinerary Europe Trip kami…

Travel Plan perjalanan kami menyusuri Eropa selama 18 hari :

Our 1st Europe travel map plan – 2015

Day 1 : Hong Kong – Moscow
Day 2 : Moscow – Praha
Day 3 : Praha
Day 4 : Praha – Roma (Flight : WIZZAIR) tanpa bagasi
Day 5 : Vatikan
Day 6 : Roma
Day 7 : Roma – Pisa – Milan (Train : TRENITALIA)
Day 8 : Milan – Zermatt – Milan (day trip)
Day 9 : Milan – Venice (Train : TRENITALIA)
Day 10 : Venice
Day 11 : Venice
Day 12 : Venice – Barcelona (Flight : Vueling) tanpa bagasi
Day 13 : Barcelona
Day 14 : Barcelona – Paris (Flight : Vueling) tanpa bagasi
Day 15 : Paris
Day 16 : Paris
Day 17 : Paris – tujuan akhir Guangzhou by Aeroflot (transit di Moscow)
Day 18 : Moscow – Guangzhou

See Also :

Top Destinations in PRAGUE (PRAHA)

WHAT YOU SHOULD KNOW :

  1. Mata uang Rusia : Russian Ruble (RUB)
  2. Visa yang dibutuhkan Russian Visa. Untuk transit 21 jam ini, kami memakai Transit Visa
  3. Air dari kran di hotel tidak bisa langsung diminum

 

 

 

 

6 thoughts on “Moscow 21 Jam Transit”

  1. Bagus2 ya disana. Saya ada rencana mungkin hanya 1 malam juga disana, bisa info hotel yang strategis, jadi bisa explore banyak tempat dalam waktu yang terbatas.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *